Cara Daftar Sbobet BNI

Card Counting, Edward O Thorp, dan Blackjack

November 17th, 2015

5-card-counting-blackjack

Antara legalisasi dan juga penyebaran permainan blackjack di tahun 1931 dan kelahiran card-counting di tahun 1962, para pemain melewatkan tiga puluh tahun untuk menganalisa dan juga mencari cara untuk memenangkan permainan ini.

Cerita anekdot yang diceritakan oleh para pemain blackjack menyebutkan bahwa seorang pria bernama Jess Marcum, yang mungkin sempat menggunakan taktik card counting di tahun 1940’an ketika dia terus-terusan dituduh bermain licik ketika bermain dan menang di blackjack. Buku pertama yang menunjukkan jika pemain mulai menemukan cara untuk melawan keuntungan kasino diterbitkan tahun 1957 oleh sekelompok empat pemain pintar: Baldwin, Cantey, Maisel, dan McDermott. Buku itu, Playing Blackjack to Win, membuat refrensi eksplisit terhadap perkembangan strategi yang optimal, dan bahkan menyarankan cara untuk melacak kartu mungkin akan segera muncul dan membantu memindahkan keuntungan ke pihak pemain.

Buku Edward O Thorp di tahun 1962, Beat the Dealer membawa kita lebih jauh lagi. Throp menggunakan komputer acak untuk memastikan bahwa melacak kartu tertentu bisa membantu pemain punya keuntungan atas kasino. Ini sebuah temuan yang luar biasa di zamannya, pertama di dalam sejarah industri taruhan.

Thorp juga bisa mengkodekan sistem ini ke dalam sesuatu yang bisa dilakukan oleh orang pintar dalam kepala mereka. Sistem “ten-count” yang dia buat sangat sulit dipahami oleh standar saat ini, tetapi ingat bahwa kebanyakan permainan di masanya hanya dimainkan dengan satu deck kartu saja. Permainan dengan delapan deck modern dan permainan dengan variasi aturan lainnya tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda. Tetap saja, apa yang dilakukan Thorp memang sempat merevolusi permainan kasino. Metode menghitung kartu saat ini banyak bermunculan, semua berkat karya yang dia lakukan beberapa puluh tahun lalu.

Biasanya, buku Thorp (dan ratusan peniru yang muncul setelahnya) membuat pengaruh penting dalam industri ini. bagaimana pun, sempat jadi daftar New York Bestseller saat itu, dan sesaat jadi buku yang paling diburu dan dibaca di sejumlah kalangan masyarakat Amerika kala itu.