Cara Daftar Sbobet BNI

Sejarah judi di Asia

October 13th, 2015

10-sejarah-judi-asia

Ketika banyak agama dan juga moralis jadi objek kegiatan taruhan, tidak bisa disangkal lagi jika lewat legalisasi yang tepat dan juga pengawasan yagn ketat, keuntungan dari kegiatan taruhan dan judi bisa dinikmati oleh Negara secara keseluruhan. Taruhan illegal mungkin menimbulkan masalah bagi masyarakat, tetapi ketika banyak Negara mulai perlahan-lahan mendapati, legalisasi taruhan dan juga kontrol yang tepat malahan bisa berubah menjadi solusi bersama yang lebih baik.

Di seluruh dunia, Negara barat seperti Amerika Serikat tetap jadi salah satu tempat terbesar yang menghasilkan pendapatan lewat taruhan legal. Akan tetapi, situasi ini bukan berarti Negara Asia melwatkan kesempatan besar ini. Tempat seperti Macau kini maju dalam industri taruhan mereka, menyerap sekitar $2,5 miliar di awal tahun 2011. Tentu saja, Macau, selain dikenal sebagai “Monte Carlo Asia” sangat unik, melegalkan kegiatan taruhan sejak 1850’an dan masih jadi satu-satunya teritori Cina yang benar-benar mengizinkan taruhan. Malahan, taruhan justru yang menggenjot industri turis tempat ini, membuat industri taruhan jadi sumber pendapatan terbesar Macau.

Negara lainnya, yang telah menyaksikan keuntungan yang besar dari industri ini, perlahan tapi pasti mengikuti alur yang sama. Di Malaysia, dibolehkan berjudi selama dioperasikan di bawah izin atau lisensi dari pemerintahan; berjudi di rumah atau di tempat umum dianggap illegal. Akan tetapi, legalitas taruhan juga dibatasi hanya pada usia dan agama tertentu – anda harus non Muslim dan di atas usia 18 tahun untuk bisa masuk ke bangunan taruhan seperti kasino. Sejauh ini, resort kasion Genting Highlands masih menyedot banyak turis, yang kebanyakan datang dari Negara tetangga.

Salah satu Negara tetangga lainnya adalah Singapura, yang dulunya merupakan Negara anti taruhan. Hasilnya, kebanyakan penduduk Singapura akan terbang ke Malaysia dan beberapa orang kembali dengan senang. Tertekan karena harus mempertahankan pendapatan supaya terus di Singapura dan juga mendorong industri pariwisata, Singapura akhirnya menarik larangan judi di tahun 2005 dan kasino Singapura pertama yang dibuka untuk umum dibangun di awal tahun 2010.